HAM DAN HUKUMAN MATI MENURUT KONSTITUSI

  • Heri Gunawan Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Sriwijaya
Keywords: HAM, Hukuman Mati, Konstitusi

Abstract

Indonesia adalah negara yang berdasar atas negara hukum. Negara berdasarkan atas hukum ditandai dengan beberapa asas diantaranya adalah bahwa semua perbuatan atau tindakan seseorang baik individu maupun kelompok, rakyat maupun pemerintah harus didasarkan pada ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang sudah ada sebelum perbuatan atau tindakan itu dilakukan atau didasarkan pada peraturan yang berlaku. Hukum diidentikkan sebagai suatu norma yang berupa hak dan kewajiban, namun
hingga sekarang belum ada pengertian atau orang yang memberikan pengertian hukum secara baku, karena hukum itu selalu bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan yang ada di dalam masyarakat, serta sesuai dengan pola masing-masing kebiasaan yang ada di dalam masing-masing masyarakat. Berbicara hukuman mati tentu akan menuai rekasi pro dan kontra di setiap lapisan masyarakat, bagi masyarakat yang mendukung terhadap adanya hukuma mati tetap diberlakukan mengingat kejahatan-kejahatan luar biasa yang telah terjadi, sebaliknya bagi masyarakat yang menolak adanya hukuman mati terhadap suatu kejahatan yang dianggap luar biasa karena memandang HAM (Hak Asasi Manusia) bahwa setiap orang berhak untuk hidup dan hak hidup seseorang tidak boleh dirampas.

Author Biography

Heri Gunawan, Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Sriwijaya

Mahasiswa

Published
2017-07-03