Hubungan Panjang Berat, Faktor Kondisi dan Biologi Reproduksi Ikan Betok (Anabas Testudineus) di Lebak Guci Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan
Keywords:
Hubungan panjang berat, Ikan betok, Faktor kondisi, Biologi reproduksiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan panjang berat, faktor kondisi, dan aspek biologi reproduksi ikan betok di Lebak Guci Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir. Pengambilan sampel ikan betok dilakukan setiap dua kali dalam satu bulan dilasanakan pada bulan Februari sampai bulan April, menggunakan tiga titik stasiun yang ditetapkan berdasarkan wilayah penangkapan nelayan setempat. Pengambilan sampel dilakukan dengan melakukan penangkapan langsung di lapangan dengan menggunakan alat tangkap jaring, pengilar, pancing, tangkul dan tajur. Berdasarkan hasil penelitian jumlah ikan betok yang tertangkap selama penelitian adalah sebanyak 254 ekor. Hasil perhitungan hubungan panjang berat ikan yang dilakukan memperoleh persamaan a = 0.0444 dan nilai b = 2,6722 dengan nilai (R2 = 0,9388) hal ini menunjukkan pola pertumbuhan ikan betok bersifat allometrik negatif. Hasil analisis faktor kondisi didapatkan nilai 0,556-1,576 dengan rata-rata 1,014. Ikan betok yang diperoleh selama penelitian berjumlah 254 ekor terdiri atas 102 ekor ikan jantan dan 152 ekor ikan betina dengan rasio kelamin jantan dan betina adalah 1 : 1,49. Hasil keseluruhan menunjukkan ikan betok betina yang diamati berkisar dari TKG I hingga IV menunjukkan bahwa mayoritas ikan berada pada fase perkembangan gonad dan siap memijahDownloads
Published
2025-07-28
Issue
Section
Articles
How to Cite
Hubungan Panjang Berat, Faktor Kondisi dan Biologi Reproduksi Ikan Betok (Anabas Testudineus) di Lebak Guci Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. (2025). Jurnal Perikanan Perairan Umum, 4(1), 1-12. https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/344