Morfometrik-Meristik Ikan Lampam (Barbonymus schwanenfeldii) asal Lebak Guci Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan

Authors

  • Jeni Apriani Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung Author
  • Muslim Muslim Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya Author
  • Reno Irawan Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung Author
  • Anita Karolina Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung Author

Keywords:

Morfometrik, meristik, nisbah kelamin, ikan lampam

Abstract

Ikan lampam (Barbonymus schwanenfeldii) merupakan ikan asli perairan tawar yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi baik sebagai ikan konsumsi maupun sebagai ikan hias. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakter morfometrik-meristik dan nisbah kelamin ikan lampam di Lebak Guci Kecamtan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Pengambilan sampel ini dilaksanakan pada bulan Juni, menggunakan 3 (tiga) titik stasiun. Pengambilan sampel akan dilakukan dengan cara terjun langsung kelapangan serta survei ke nelayan setempat. Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan dengan menggunakan alat tangkap jaring, jala, pancing, pengilar dan tangkul. Sampel ikan lampam yang berhasil diukur dan dihitung karakter morfometriknya sebanyak 30 ekor dengan 25 ekor jantan (PT: 10,9-32 cm, BT: 19,5-78 g) dan 5 ekor betina (PT: 14,3-16,1 cm, BT: 31,1-62,6 g). Karakter meristik ikan lampam tersebut terdapat jari-jari keras dan lemah antara ikan jantan dan ikan betina, sirip punggung ikan jantan memiliki jari-jari keras sebanyak IV dan jari-jari lemah sebanyak 9–11 sedangkan betina memiliki jumlah jari-jari keras yang sama IV dan jari-jari lemah sebanyak 10–11, sirip anus baik jantan maupun betina memiliki pola yang sama yaitu III jari-jari keras dan 5–6 jari-jari lemah, sirip dada jantan memiliki I jari-jari keras dan 13–15 jari-jari lemah sementara betina sedikit lebih banyak dengan I jari-jari keras dan 14–15 jari-jari lemah, sirip perut menunjukkan bahwa jantan mempunyai II jari-jari keras dan 7–9 jari-jari lemah sedangkan betina memiliki II jari-jari keras dan 8–9 jari-jari lemah, terakhir sirip ekor jantan memiliki 17–21 jari-jari keras sedangkan betina tercatat IV 19–21 yang mengindikasikan adanya 4 jari-jari keras dan 19–21 jari-jari lemah. Rasio kelamin yang tertangkap pada bulan Juni selama penelitian 5: 1 atau 83,33% ikan jantan dan 16,67% ikan betina

Author Biographies

  • Jeni Apriani, Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

    Mahasiswa

  • Muslim Muslim, Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

    Dosen

  • Reno Irawan, Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

    Dosen

  • Anita Karolina, Program Studi Manejemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan, Universitas Islam Ogan Komering Ilir Kayuagung

    Dosen

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Morfometrik-Meristik Ikan Lampam (Barbonymus schwanenfeldii) asal Lebak Guci Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. (2025). Jurnal Perikanan Perairan Umum, 4(1), 25-35. https://ejournal.uniski.ac.id/index.php/jppu/article/view/347

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 20

You may also start an advanced similarity search for this article.